Minggu, 04 Oktober 2009

TAUBAT


wahai tuhan aku lemah, hilang terumur noda, hapuskanlah, terangilah jiwa di hitam jalanku ampunkanlah aku, terimalah taubatku. Sesungguhnya engkau sang maha pengampun dosa. Ya robbi, ijinkanlah aku kembali padamu meski mungkin takkan sempurna aku sebagai hambamu, ampunkanlah aku, terimalah taubatku. Sesungguhnya engkau sang maha pengampun dosa, berilkanlah aku kesempatan waktu, aku ingin kembali, kembali… meski aku tak layak sujud padamu dan sungguh tak layak.

Ribuan langkah kau tapaki
Pelosok negri kau sambangi
Ribuan langkah kau tapaki
Pelosok negri kau sambangi

Tanpa kenal lelah jemu
Sampaikan firman Tuhanmu
Tanpa kenal lelah jemu
Sampaikan firman Tuhanmu

Terik matahari
Tak surutkan langkahmu
Deru hujan badai
Tak lunturkan azzammu

Raga kan terluka
Tak jerikan nyalimu
Fatamorgana dunia
Tak silaukan pandangmu

Semua makhluk bertasbih
Panjatkan ampun bagimu
Semua makhluk berdoa
Limpahkan rahmat atasmu

Duhai pewaris nabi
Duka fana tak berarti
Surga kekal dan abadi
Balasan ikhlas di hati

Cerah hati kami
Kau semai nilai nan suci
Tegak panji Illahi
Bangkit generasi Robbani

Minggu, 06 September 2009

KETIKA TILAWAH MENJADI HOBI

Ramadhan benar-benar menjadi bulan "miracle" bagi sebagian besar umat muslim

Gimana tidak, hampir sebagian besar masyarakat tilawah Al Quran di sela-sela aktivitas mereka disiang hari, bahkan ba'da sholat terawih mereka membaca Al Qur'an secara tadarus ada juga yg membaca secara mandiri. Bahkan di bulan Ramadhan ini, mereka yang membaca Al Qur'an memiliki target meng-Hatam-kan Al Qur'an minimal 1 kali selama bulan ramadhan. Bahkan, yang biasanya jarang menghatamkan Al Qur'an di bulan Ramadhan memiliki Ambisi untuk bisa dan mampu menghatamkan Al Qur'an.

Ini lah miracle of Ramadhan.

Rabu, 06 Mei 2009

Alhamdulillah

Rasa syukur ini aku panjatkan kepadamu ya Allah, tiada tempat untuk aku memanjatkan rasa syukur hanya kepada-Mu. Karena aku tahu, bahwa tiada yang mampu menandingi-Mu di jagat raya ini dalam hal apapun.

Ya Allah... Jadikanlah diri hamba-Mu ini menjadi hamba yang senantisa bersyukur.....

Senin, 30 Maret 2009

PESTA RAKYAT

Pesta rakya lima tahunan (PEMILU) legislatif tinggal menghitung hari, maka masyarakat sangat dianjurkan untuk ikut berpartisipasi dalam pemilu nanti. Bahkan seruan untuk ikut pemilu disampaikan oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia) mengeluarkan fatwa haram bagi masyarakat yang GOLPUT (Golongan Putih) alias tidak mau ikut memilih.

Melihat atau mengevaluasi dari hasil Pemilu yang telah lewat, masih banyak masyarakat yang tidak ikut berpartisipasi. Bahkan ada yang sampai mengeluarkan statmen "Saya sudah bosan dengan janji-janji muluk para elit politik, pada saat berkampanye mereka menjanjikan akan membela kepentingan rakyat. Tapi apa buktinya apa?? berkali-kali kami pilih mereka tapi yang ada pada saat mereka berkuasa justru mereka hanya mementingkan diri sendiri atau bahkan ingin mengembalikan uang yang mereka keluarkan saat mereka berkampanye dulu sebelum berkuasa dengan MENGKORUPSI Uang rakyat..... Saya SUDAH bosan dengan PEMILU ini....!!"

Ya itu mungkin hanya satu dari sekian juta masyarakat yang memiliki pemikiran yang sama, maka peranan kita lah bagaimana memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi. Karena, pada dasarnya kita berpartisipasi bukan sekdar ikut-ikutan saja. Tapi kita harus memiliki kesadaran yang sangat mendasar bahwa Kalau kita ingin memilki pemimpin yang baik maka kita juga harus tahu dan mau memilih siapa pemimpin yang memang benar-benar ingin membela dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

Kita memilih bukan sekedar karena uang, keluarga atau saudara, tapi secara akhlaqul karimah masih jauh. Maka apa yang akan terjadi bila seorang pemimpin tidak memiliki ahlaqulkarimah yang baik, ya kita tahulah, yang pasti uang rakyat tidak akan bisa sampai kepada mereka, bahkan orang miskin akan semakin miskin. (Tarik nafas yang dalam)

Tapi... Jangan khawatir, masih ada kok dalam pemilu nanti CALEG yang akan membela rakyat, bahkan sebelum menjadi CALEG saja mereka sudah lebih dahulu membela masyarakat. Jadi jangan buang sia-sia Suara kita dalam PEMILU nanti, Kalau kita ingin mendapatkan perubahan pemerntahan yang baik dan bersih maka kita tidak hanya duduk santai dirumah bahkan sekedar menonton PEMILU saja, tapi sekali lagi pastikan kita memberikan suara kepada CALEG yang tepat. Pastikan bahwa kita memilih seorang pemimpin atau wakil rakyat yang TEPAT. Karena satu suara dari kita sangat-sangat menentukan perubahan Bangsa Indonesia.

PASTIKAN pada tanggal 9 April 2009 nanti PILIH PKS SUKA (Partai Keadilan Sejahtera Sudut Kanan Atas) pada kertas Suara, dicontreng satu kali saja gambar ATAU caleg Nomor 1(satu) jangan di coblos ya....! Insya Allah Caleg dari PKS Amanah, Bersih, peduli, dan Profesional.

Rabu, 04 Maret 2009

KALAU YAKIN PASTI BISA


Ternyata kalau mau ke bulan gak mesti repot-repot harus naik pesawat luar angkasa. Buktinya saya bisa berada disana (red-lihat foto disamping).

Kalau yakin bisa pasti bisa, cara nya gampang cukup buka situs yang ada di internet, kita bisa menjelajah ke bulan ^_^

Bagaimana kalian pada penasaran tidak???

Kalau ya, tulis di Comment tulisan ini ya....

Minggu, 01 Maret 2009

SPIRIT KEBANGKITAN

AYO TERUS SEMANGAT
JANGAN PERNAH UNTUK BERHENTI
JALAN MASIH PANJANG

Kamis, 26 Februari 2009

MUDAHNYA BERPRASANGKA

Ternyata gampang sekali hati ini berprasangka negatif kepada orang lain yang belum tentu orang yang kita nilai sesuai dengan apa yang kita sangkakan.

Terkadang, kita hanya melihat dari satu sisi saja dan lansung menilai buruk tanpa terlebih dahulu mentabayuni atau mencari informasi syumul. Sebagai contoh mungkin, pada saat orang yang kita nilai tidak terlihat sewajarnya, atau kelihatan agak sedikit aneh... study kasusnya yang dapat diambil hibrohnya adalah pada saat kita sedang melakukan koordinasi, mungkin bisa jadi 1-2 kali koordinasi kita tidak ada masalah dengan rekan-rekan dakwah kita, namun pada rapat berikutnya ada saudara kita yang gaya rapatnya yang biasanya agak cool tiba-tiba berubah 180 derajat emosinya meningkat, dan hal itu terjadi hampir berulangkali. Bisa jadi hal ini membuat diri kita langsung menilai "Ikhwah gak tau diuntung, tiap saat kok emosian terus"

Yah...mungkin ini baru secuil cerita yang kurang bermutu, tapi yakinlah bahwa banyak faktor yang membuat kita langsung men-justis negatif saudara kita. Parahnya, kita berprasangka kepada orang yang jarang kita temui, dan apabila terdengar ISU negatif tentangnya (ingat cuma "ISU") kita jadi ikut-ikutan berprasangka yang jelek padahal kita tidak pernah melihat langsung kejadiannya tapi HANYA MENDENGAR saja, Naudzubilla.....

Mari kita bersihkan hati kita dari segala yang mengotorinya...

Kamis, 12 Februari 2009

SEMANGAT

AYOO.... JANGAN PATAH ARANG!
KITA MASIH BISA TERUS BERKARYA
CIPTAKANLAH TERUS KARYA TERBAIK
JANGAN PERNAH BERHENTI

SAYA PASTI BISA...BISA... BISA...!!